Rabu, 03 April 2013

Konsep Sehat,Sejarah,dan Teori Kepribadian Sehat



NAMA                  : PUTRI LAURA RA’ADIYAH
KELAS                  :2PA11
NPM                      :185117232
MATA KULIAH   :KESEHATAN MENTAL

        I.            Konsep Sehat berdasarkan :
Sehat dapat kita definisikan sebagai keadaan dimana kita dalam keadaan normal tanpa mengidap sakit.Sehat baik secara mental maupun fisik.Berikut dapat dikatakan sehat secara mental maupun fisik : emosi ,intelektual,social,fisik,mental dan spiritual.
a)      Dimensi Emosi                  :Seseorang yang sehat secara emosi dimana dapat
mengendalikan dan menempatkan perasaannya bagaimana marah,senang,s dan sedih.
b)      Dimensi Intelektual       :Sehat intelektual diamana seseorang memiliki
kemampuan baik dalam suatu keadaan realitas ,yang  memiliki kecerdasan dalam memisahkan masalah serta mengambil keputusan berdasarkan realitas.
c)       Dimensi Sosial                  :Suatu kondisi dimana seseorang dapat
 berinteraksi,bekerja sama serta berhubungan baik antar
 sesama.
d)      Dimensi Fisik                     :Normal tanpa mengalami cacat fisik
e)      Dimensi Mental               :Seseorang yang memiliki pikiran sehat,emosional sehat dan
 spiritual yang sehat.
f)       Dimensi Spiritual             :Seseorang yang memiliki ketenangan jiwa sehingga
memiliki pemikiran yang jernih ,serta rasional dan menghindari hal-hal yang diluar batas kewajaran.

      II.            Sejarah Perkembangan Kesehatan Mental

Menurut H.C Witherington,kesehatan mental meliputi pengetahuan serta prinsip prinsip yang terdapat lapangan Psikologi,kedokteran,psikiatri,biologi,sosiologi,dan agama(M.Buchori dalam Jalaluddin,2004:154).Secara etimologis kata “mental”berasal dari kata latin,yaitu”mens”atau”mentis” artinya roh,sukma,jiwa,atau nyawa.Di dalam bahasa Yunani,kesehatan terkandung dalam kata hygiene,yang berarti ilmu kesehatan.Kesehatan mental merupakan aspek sangat penting bagi setiap fase kehidupan manusia.Kesehatan mental terentang dari yang baik sampai dengan yang buruk.Setiap orang,mungkin dalam hidupnya mengalami kedua sisi rentangan tersebut,kadang-kadang keadaan mentalnya sangat sehat,tetapi dilain waktu justru sebaliknya.Pada saat mengalami masalah kesehatan mental,seseorang membutuhkan pertolongan orang lain untuk mengatasi masalah yang dihadapinya tersebut.
Sejarah Kesehatan mental merupakan suatu cerminan pemahaman masyarakat tentang gangguan mental dan tindakan yang diberikan. Ada beberapa pandangan mesyarakat terhadap gangguan mental di dunia barat :
·         akibat kekuatan supranatural
·         dirasuki oleh roh/setan
·         dianggap kriminal karena memiliki derajat kebinatangan yang besar
·         dianggap memilaiki cara berpikir irrasional.
·          Dianggap sakit
·          Merupaka reaksi terhadap tekanan/stress maladaptif
·          Melarikan diri dari tanggung jawab

Zaman Prasejarah :
Seperti apakah penyakit mental yang dialami pada zaman purba? Ada suatu spekulasi bahwa beberapa gejala penyakit mental saat ini sama dan sangat mirip dengan yang ada pada saat itu. Pada zamannya, manusia purba sering mengalami gangguan-gangguan baik mental maupun fisik seperti infeksi arthritis, penyakit pernapasan dan usus. Tetapi penyakit mental pada saat itu benar benar ditangani cara pandang mereka adalah  merawatnya sama seperti penyakit fisik, karena berfikir bahwa mental dan fisik disebabkan oleh penyebab yang sama, yakni roh-roh jahat, halilintar atau mantera-mantera musuh. Jadi tindakan perawatan yang diberikan untuk penyakit bauk mental maupun fisik adalah seperti menggosok, menjilat, menghisap, memotong dan membalut. Atau dengan cara lain yang terpikirkan oleh kterpikirkan oleh kawan-kawannya, pemimpin-pemimpinnya, atau ia sendiri seperti menggunakan salep, mantera, obat keras dan sihir.Tetapi masih diperlakukan secara manusiawi.

Peradaban-peradaban Awal:
Dalam peradaban yang dikenal di Mesir, Mesopotamia , India, Cina dan lainnya sepanjang zaman kuno (dari 5000 SM sampai 500 tahun M), penyakit mental mulai menjadi hal umum. Di Mesopotamia, penyakit mental dihubungkan dengan roh atau setan dan perawatannya dilakukan dengan upacara-upacara agama dan magis agar setan keluar dari tubuh si pasien. Sedangkan di Mesir, ilmu kedokteran agak lebih maju dan rasional. Contohnya seperti yang otak digambarkan untuk pertama kalinya dan diketahui juga peranannya dalam proses mental,dan disana juga dikembangkan terapi untuk pasien berupa rekreasi dan pekerjaan,serta diterapkan juga psikoterapi untuk mengobati penyakit mental. Sedangkan di Yahudi, penyakit mental diartikan sebagai suatu hukuman dari Tuhan dan hanya diobati dengan bertaubat. Tapi perhatian orang Yahudi juga memperhatikannya dari segi kemanusiaan dan ilmu kedokteran, bahkan pada tahun 490 M didirikan  rumah sakit di Yerusalem untuk para pasien penyakit mental.Tapi sampai sejaarah modern belakangan ini, sumbangan sumbangan yang besar terhadap kesehatan fisik dan mental manusia datang dari orang Yunani. Beberapa pandangan dalam pemikiran Yunani yang sangat penting yaitu dengan dilakukannya penelitian dan terminologi psikiatri modern.

    III.            Pendekatan Kesehatan Mental
1.       Orientasi klasik                                :Lebih diperuntukkan bagi orang yang mengalami gangguan
dan penyakit jiwa,penyembuhan konflik konflik trauma masa lalu dan hilangnya gejala gangguan mental.
2.       Penyusuaian diri              :Mengacu pada kemampuan individu untuk menyesuaikan
diri dengan tuntutan diri sendiri dan norma social.Normal mampu menyesuaikan diri,terhindar dari konflik belajar respon yang adaftif.
3.       Pengembangan potensi:Fokus kearah apa individu”akan menjadi”aktualisasi
diri.Setiap orang memiliki kekuatan positif dan korektif yang tersembunyi dari bakat,kreativitas,energy dan dorongan.

    IV.            Teori Kepribadian Sehat Menurut
1.       Aliran Psikoanalisa         :Manusia adalah korban tekanan biologis dan konflik masa
kanak-kanak.Aliran ini melihat dari sisi negative individu,alam bawah sadar(id,ego,superego,mimpi dan masa lalu).Memiliki energy psikis dan pengalaman pengalaman dini,berbagai dorongan keinginan,sentral dalam tingkah laku dan perkembangan dini penting  karena berakar pada konflik konflik masa kanak yang direpresi.
2.       Aliran Humanistik           :Lebih memandang manusia sebagai pribadi yang unik atau
kreatif dan dapat mengembangkan dirinya ke yang lebih baik lagi sesuai dengan kemampuannya,dan cendserung punya pandangan yang segar tentang manusia.
3.       Aliran Behavioristik        :Manusia dianggap tidak memiliki sikap diri sendiri.Layaknya
alat pengatur panas yang mengatur semuanya.Aliran ini menganggap manusia memberi stimulus positif yang berasal dari luar.Aliran ini mementingkan factor lingkungan,sifatnya mekanis,mementingkan masa lalu serta menekankan pada tingkah laku yang Nampak dengan obyektif.
4.       Pendapat Allport             : Berpendapat bahwa kepribadian yang sehat tidak
dibimbing oleh kekuatan-kekuatan tak sadar atau pengalaman-pengalaman masa kank-kanak.Allport menunjukkan bahwa orang yang sehat ingin lebih banyak daripada reduksi teganggan hidup.Allport percaya bahwa dorongan dari semua orang yang sehat adalah orang yang sehat didorong kedepan oleh suatu visi masa depan dengan tujuan tujuannya yang khusus.Teringat akan pepatah”Semakin banyak anda mendapat,semakin banyak juga anda inginkan”.Tujuan terakhir menarik orang dari salah satu subtujuan ke subtujuan yang lain,tetapi tetap selalu dalam masa depan yang tidak dapat dijangkau sampai mati atau sama seperti halangan dari suatu hambatan yang tidak dapat diatasi.

5.       Pendapat Rogers             :Hal pertama dikemukakan tentang versi Rogers mengenai
kepribadian yang sehat,yaki kepribadian yang sehat itu bukan merupakan suatu keadaan dari ada,melainkan suatu proses,”suatu arah bukan suatu tujuan .Aktualisasi diri berlangsung terus  tujuannya menarik individu kedepan ,yang selanjutnya mendeferensiasikan dan mengembangkan segala segi dari diri.Disamping ulasan umum Rogrs memberikan lima sifat orang yang berfungsi sepenuhnya:
·         Keterbukaan pada pengalaman
·         Kehidupan Ekstensial
·         Kepercayaan terhadap organism orang sendiri
·         Perasaan bebas
·         Kreativitas
6.       Pendapat A.Maslow       :Dalam pandangan Maslow,semua manusia memiliki
perjuangan atau kecendrungan yang dibawa sejak lahir untuk mengaktualisasikan diri akan tetapi lebih banyak hal yang terkandung dalam teorinya tentang dorongan manusia.kita didorong oleh kebutuhan-kebutuhan universal  dan yang dibawa sejak lahir.Tingkat kebutuhan kebutuha diri Maslow seperti suatu anak tangga .jadi persyaratan untuk mencapai aktualisasi diri ialah memuaskan empat kebutuhan yang berada dalam tingkat yng lebih rendah :
·         Kebutuhan kebutuhan fisiologis
·         Kebutuhan kebutuhan akan rasa aman
·         Kebutuhan kebutuhan akan memiliki dan cinta
·         Kebutuhan kebutuhan akan penghargaan
7.       Pendapat E.Fromm         :Sebagai organism yang hidup,kita didorong untuk
memuaskan kebutuhan kebutuhan fisiologis dasar akan kelaparan ,kehausan,dan seks yang mendorong.Dalam mempengaruhi kepribadian ialah kebutuhan kebutuhan psikologis yang tidak dimiliki oleh binatang binatang lebih rendah.Semua manusia sehan dan tidak sehat didorong oleh kebutuhan kebutuhan tersebut perbedaan antara mereka terletak dalam cara bagaimana kebutuhan kebutuhan ini dipuaskan.Orang orang yang sehat memuaskan kebutuhan kebutuhan psikologis secara kreatif dan produktif.Fromm mengemukakan lima kebutuahan yang berasal dari dikotomi kebebasan dan keamanan:
·         Hubungan
·         Transendensi
·         Berakar
·         Perasaan identitas
·         Kerangka orientasi
Fromm menyebut kepribadain yang sehat:orientasi produktif,yakni suatu konsep yang serupa dengan kepribadian yang matang dari Allport,dan orang yang mengaktualisasikan diri dari Maslow.Konsep itu mengambarkan penggunaan yang sangat penuh atau realisasi dari potensi manusia.Dengan menggunakan kata “orientasi”,Fromm menunjukkan bahwa kata itu merupakan suatu sikap umum atau segi pandangan yang meliputi semua segi kehidupan,respon-respon intelektual,emosional,dan sensoris terhadap orang-orang,benda –benda,dan peristiwa-peristiwa di dunia dan juga terhadap diri.
Sumber:
Schultz,Duane(1991),Model-Model Kepribadian Sehat.Yogyakarta:KANISIUS.

http://mayangarmyta.wordpress.com/2012/03/21/sejarah-kesehatan-mental/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar